Gubernur, Pangdam, dan Kapolda Jatim Dukung Gontor Dalam Penanganan COVID-19

Bagikan

GONTOR 2, MADUSARI– Menyikapi situasi saat ini setelah beberapa santrinya terpapar COVID-19, Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Kampus 2 melakukan segala bentuk aksi penanganan yang bisa dilakukan demi menanggulangi merebaknya virus tersebut. Diantara usaha yang sudah dilakukan adalah mengisolir dan melakukan penutupan akses ke pondok dari luar maupun dari dalam.

Sejak kabar tersebut dipublikasikan, PMDG Kampus 2 tidak menerima tamu dari pihak mana pun serta tidak memberikan akses keluar pondok bagi para santri serta guru-gurunya, selain untuk keperluan yang sangat darurat. Para guru yang biasanya rutin menghadiri perkuliahan yang berlokasi di PMDG Kampus Pusat pun tidak diberangkatkan untuk sementara waktu dan mengikuti perkuliahan secara online.

Dalam usaha penanganan tersebut, PMDG Kampus 2 mendapatkan uluran tangan langsung sekaligus kunjungan dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur pada hari Jum’at (10/7). Rombongan tersebut terdiri dari Gubernur Jatim Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., Pangdam V Brawijaya Mayor Jendral TNI Widodo Iryansyah, S.Sos., M.M., Kapolda Jatim Brigjen. Pol. Dr. Drs. H.M. Fadil Imran, M.Si., Kapolres Kabupaten Ponorogo AKBP Mochamad Nur Azis, dan Bupati Kabupaten Ponorogo Drs. H. Ipong Muchlissoni. Rombongan tersebut langsung terjun ke lokasi kampus di Madusari, Siman, Ponorogo dan tiba pada pukul 14.08 WIB.

Rombongan tersebut disambut langsung oleh Wakil Pengasuh PMDG Kampus 2, Al-Ustadz H. Muhammad Hudaya, Lc., M.A., bersama dengan ketua Badan Wakaf PMDG K.H. Akrim Mariyat, Dipl.A.Ed., Rektor Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor Prof. Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A., ketua Satgas COVID-19 Gontor Al-Ustadz H. Ismail Abdullah Budi Prasetyo, S.Ag. dan beberapa elemen lainnya.

Dalam kunjungan tersebut, sambutan rombongan diwakili oleh Pangdam V Brawijaya Mayjen Widodo Iryansyah. “Yang dilakukan oleh para santri di Pondok Modern Darussalam Gontor ini sudah bagus; sudah melalui rapid test, isolasi, dan beberapa prosedur lainnya. Dan memang protokolnya seperti itu,” tegas pangdam mewakili rombongan.

Pada kesempatan itu Gubernur juga menawarkan bantuan jika ada santri yang dinyatakan positif terpapar covid-19 agar dirawat di Surabaya, dan Gontor menyambut sangat baik tawaran itu.

Selain kunjungan kerja, rombongan juga menyerahkan beberapa bantuan kepada pihak PMDG Kampus 2; yaitu 10.000 masker dan 100 paket sembako dari Ibu Gubernur, 1 ton beras, 150 kg gula pasir, dan 150 liter minyak goreng dari Kapolda Jatim, serta 2000 kotak masker dan 50 thermogun dari Pangdam V Brawijaya. Setelah penyerahan bantuan tersebut, rombongan meninggalkan PMDG Kampus 2 pada pukul 15.16 WIB.

“Pihak PMDG menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan moril maupun materiil dari semua pihak yang hari ini telah mengunjungi kami,” ungkap Ustadz Adib Fuadi, Jubir Satgas Covid-19 Gontor.

Dalam kesempatan terpisah, Ustadz Adib juga mengungkapkan ucapan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada seluruh alumni, wali santri, dan berbagai elemen yang telah membantu Gontor baik dengan dana, doa, tenaga, serta berbagai jenis bantuan lainnya.

Tim Media Satgas Covid-19 Gontor

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas